Ada Surga di Rumahmu: akhirnya naik cetak juga!

 

Gambar milik @NouraBooks


Mudah-mudahan novel ini akan beredar di toko-toko buku sebelum Ramadhan, diterbitkan oleh Noura Books dan akan segera difilmkan oleh Mizan Productions. Kisahnya terinspirasi dari cerita dan cinta Ustad Ahmad Al-Habsyi kepada Umi dan Abuya-nya. Terima kasih banyak, Ustad Ahmad dan Noura Books.

Novel ini saya tulis dalam 7 draf selama 4 bulan. Draf 2 dan 3 bahkan benar-benar ditulis ulang. Jadi, teman-teman penulis, jangan putus asa dulu kalau harus revisi sedikit di sana-sini. Saya pernah menghadapi seseorang yang baru diminta merevisi sinopsis 2-3 halaman saja udah mutung. Lah, gimana mau menerbitkan novel atau menulis skenario 80-100 halaman? Bahkan seseorang sekelas Ernest Hemingway aja butuh menuliskan 47 versi untuk penutup novelnya. Alasannya: beliau hanya berusaha mencari kata-kata yang tepat aja.

Buat yang sedang menulis, sabar ya. I know you can do it. Aamiin.

Ada Surga di Rumahmu

“Kau tahu kenapa aku ingin sekali kau jadi orang? Aku berutang nyawa pada ayahmu, Ramadhan. Dia telah berjihad membuatku tetap bisa mengajar! Dan hanya dengan meneruskan perjuangan dakwahku, kau bisa melunaskan utangku itu. Kau mengerti?”

Bertahun-tahun wasiat terakhir Buya Athar, ulama besar Palembang itu, bertalu-talu mengetuk hati Ramadhan. Bagaimana mungkin dia meneruskan dakwah guru yang juga pamannya itu? Sedangkan dia masih harus berjibaku menaikkan harkat keluarganya yang miskin dan diinjak-injak orang. Bahkan ia memilih remuk hati meninggalkan Kirana, kekasihnya, karena uminya dihina ibu Kirana. 

Umi, Abuya, serta keenam saudaranya adalah surga hati Ramadhan yang lebih penting dari cinta dan kariernya. Demi surganya itu, saat SD dia bahkan pernah jadi pemulung dan apa saja untuk membahagiakan mereka. Termasuk ketika akhirnya dia dijagokan jadi model iklan di Jakarta. Namun Ramadhan tak mampu juga mengabaikan pesan pamannya, guru yang amat ia cintai dan sudah seperti Abuya-nya sendiri. Apa gerangan jihad yang dilakukan ayahnya sampai Buya Athar sangat ingin Ramadhan meneruskan dakwahnya?  Akankah Ramadhan mampu terus menyalakan cahaya di surga kecilnya? Bagaimana pula dengan impian cintanya, yang kelak dia harapkan menambah semarak surga itu?

 

 

One thought on “Ada Surga di Rumahmu: akhirnya naik cetak juga!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s